Minggu, 20 November 2016

Gaya Gravitasi

Kamis, 17 November 2016 pukul 08.00-10.30 ada mata kuliah Kimia Dasar. Pada pukul 07.15 saya sudah memasuki ruangan. Diruangan ada juga teman saya yang sudah datang. Kami pun berbincang mengenai bagaimana pengalaman kami sebelum duduk didunia perkuliahan ini. Kami asik bercerita tapi pandangan saya terarah dengan ceri yang jatuh dari pohon. Kemudian saya teringat dengan pelajaran tentang gaya gravitasi bumi.
 
Gaya Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa dialam semesta. Gravitasi matahari mengakibatkan benda-benda langit berada pada orbit masing-masing dalam mengitari matahari. Fisika modern mendiskripsikan gravitasi menggunakan Teori Relativitas Umum dari Einstein, namun hukum gravitasi universal Newton yang lebih sederhana merupakan hampiran yang cukup akurat dalam kebanyakan kasus.
                                                           
Sebuah benda apapun jika dilempar ke atas akan jatuh kembali ke bumi. Hal ini disebabkan oleh gaya gravitasi. Seorang ahli fisika Sir Isaac Newton menyelidikinya dan menyimpulkan bahwa besarnya gaya gravitasi berbanding lurus dengan hasil kali kedua massa benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara pusat massa dua benda tersebut. Gaya gravitasi (F) dinyatakan dengan persamaan:
Pengertian Gaya Gravitasi Bumi dan Rumusnya
Rumus Gaya Gravitasi
Dengan m1 dan m2 adalah massa masing-masing benda dinyatakan dalam satuan kg dan r adalah jarak antara pusat massa dua benda dinyatakan dalam satuan meter, dan G adalah konstanta gravitasi dinyatakan dalam satuan Nm2/(kg)2. Tunjukkan bahwa Fg dinyatakan dalam satuan newton!

Dari persamaan di atas dapat dianalisis bahwa gaya tarik bumi lebih besar daripada gaya tarik benda. Benda jatuh di samping adanya gaya tarik menarik dengan bumi tetapi juga dikarenakan gaya berat benda itu sendiri yang besarnya sama. Oleh karena itu, persamaan gravitasi dapat ditulis kembali dengan persamaan:
Pengertian Gaya Gravitasi Bumi dan Rumusnya

Dengan :
m1 adalah massa buah apel
m2 adalah massa bumi (Mo),
maka persamaan di atas dapat ditulis:
Pengertian Gaya Gravitasi Bumi dan Rumusnya

Persamaan tersebut di atas menunjukkan bahwa suatu benda yang jatuh di permukaan bumi tidak tergantung pada massa benda tetapi tergantung pada massa bumi atau massa planet di mana benda dijatuhkan.

Berat suatu benda adalah hasil kali massa benda tersebut dengan percepatan gravitasi bumi. Persamaan tersebut dapat dituliskan sebagai berikut :
W = mg . w adalah gaya berat benda tersebut,
m adalah massa
g adalah percepatan gravitasi, percepatan gravitasi ini berbeda-beda dari suatu tempat.
            
 Pengaruh gaya gravitasi :
1.      Gaya gravitasi menarik bulan sehingga bulan tidak terlepas dari garis edarnya.
2.      Gaya gravitasi menarik meteor memasuki bumi.
3.      Gaya gravitasi menarik batu yang telah dilempar keatas sehingga kembali ketanah.
            Penemu gaya gravitasi adalah Sir Issac Newton. Teori gaya gravitasi muncul ketika ia melihat apel jatuh dari pohon kebunnya. Menurut Newton gerak jatuhnya buah apel akibat adanya gaya gravitasi.
            Sebagaimana yang kita ketahui, besar percepatan gravitasi bumi adalah 9,8. Jika gaya gravitasi bumi mempercepat benda dibumi dengan percepatan 9,8 m/s, berapakah percepatan dibulan? karena bulan bergerak melingkar beraturan (gerakan melingkar bulan beraturan), maka percepatan sentripetal bulan dihitung menggunakan rumus percepatan sentripetal gerak melingkar beraturan.
            ax = v kuadrat / y

            Allah SWT telah mewahyukan dalam Al-Qur’an melalui nabi Muhammad SAW tentang fenomena gravitasi saat terjadinya hari kiamat. Fenomena gravitasi saat terjadinya hari kiamat, dijelaskan pada hari kiamat itu manusia dan gunung berterbangan, dan ini berarti bahwa saat kiamat itu gravitasi pada alam semesta hilang, hal ini sesuai dengan kesimpulan Stephen Hawking tentang gravitasi bahwa keteraturan alam semesta berakhir jika gravitasi tidak ada lagi atau hilang.

 

Semoga bermanfaat.