Kamis, 17
November 2016 pukul 08.00-10.30 ada mata kuliah Kimia Dasar. Pada pukul 07.15
saya sudah memasuki ruangan. Diruangan ada juga teman saya yang sudah datang.
Kami pun berbincang mengenai bagaimana pengalaman kami sebelum duduk didunia
perkuliahan ini. Kami asik bercerita tapi pandangan saya terarah dengan ceri
yang jatuh dari pohon. Kemudian saya teringat dengan pelajaran tentang gaya
gravitasi bumi.
Gaya Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai
massa dialam semesta. Gravitasi matahari mengakibatkan benda-benda langit
berada pada orbit masing-masing dalam mengitari matahari. Fisika modern
mendiskripsikan gravitasi menggunakan Teori Relativitas Umum dari Einstein,
namun hukum gravitasi universal Newton yang lebih sederhana merupakan hampiran
yang cukup akurat dalam kebanyakan kasus.
Sebuah benda apapun jika dilempar ke atas akan jatuh kembali ke bumi.
Hal ini disebabkan oleh gaya gravitasi. Seorang ahli fisika Sir Isaac Newton
menyelidikinya dan menyimpulkan bahwa besarnya gaya gravitasi
berbanding lurus dengan hasil kali kedua massa benda dan berbanding
terbalik dengan kuadrat jarak antara pusat massa dua benda tersebut.
Gaya gravitasi (F) dinyatakan dengan persamaan:
| Rumus Gaya Gravitasi |
Dengan m1 dan m2 adalah massa masing-masing benda dinyatakan dalam
satuan kg dan r adalah jarak antara pusat massa dua benda dinyatakan
dalam satuan meter, dan G adalah konstanta gravitasi dinyatakan dalam
satuan Nm2/(kg)2. Tunjukkan bahwa Fg dinyatakan dalam satuan newton!
Dari persamaan di atas dapat dianalisis bahwa gaya tarik bumi lebih besar daripada gaya tarik benda. Benda jatuh di samping adanya gaya tarik menarik dengan bumi tetapi juga dikarenakan gaya berat benda itu sendiri yang besarnya sama. Oleh karena itu, persamaan gravitasi dapat ditulis kembali dengan persamaan:
Dengan :
m1 adalah massa buah apel
m2 adalah massa bumi (Mo),
maka persamaan di atas dapat ditulis:
Persamaan tersebut di atas menunjukkan bahwa suatu benda yang jatuh di permukaan bumi tidak tergantung pada massa benda tetapi tergantung pada massa bumi atau massa planet di mana benda dijatuhkan.
Berat suatu benda adalah hasil kali massa benda tersebut
dengan percepatan gravitasi bumi. Persamaan tersebut dapat dituliskan sebagai
berikut :
W = mg . w adalah gaya berat benda tersebut,
m adalah massa
g adalah percepatan gravitasi, percepatan gravitasi ini berbeda-beda dari
suatu tempat.
Pengaruh
gaya gravitasi :
1.
Gaya gravitasi menarik bulan sehingga bulan tidak
terlepas dari garis edarnya.
2.
Gaya gravitasi menarik meteor memasuki bumi.
3.
Gaya gravitasi menarik batu yang telah dilempar keatas
sehingga kembali ketanah.
Penemu
gaya gravitasi adalah Sir Issac Newton. Teori gaya gravitasi muncul
ketika ia melihat apel jatuh dari pohon kebunnya. Menurut Newton gerak jatuhnya
buah apel akibat adanya gaya gravitasi.
Sebagaimana
yang kita ketahui, besar percepatan gravitasi bumi adalah 9,8. Jika gaya gravitasi
bumi mempercepat benda dibumi dengan percepatan 9,8 m/s, berapakah percepatan dibulan? karena bulan bergerak melingkar beraturan (gerakan melingkar bulan
beraturan), maka percepatan sentripetal bulan dihitung menggunakan rumus
percepatan sentripetal gerak melingkar beraturan.
ax = v kuadrat / y
Allah
SWT telah mewahyukan dalam Al-Qur’an melalui nabi Muhammad SAW tentang fenomena
gravitasi saat terjadinya hari kiamat. Fenomena gravitasi saat terjadinya hari
kiamat, dijelaskan pada hari kiamat itu manusia dan gunung berterbangan, dan
ini berarti bahwa saat kiamat itu gravitasi pada alam semesta hilang, hal ini
sesuai dengan kesimpulan Stephen Hawking tentang gravitasi bahwa keteraturan
alam semesta berakhir jika gravitasi tidak ada lagi atau hilang.
Semoga bermanfaat.